Skip to main content

Integrated Marketing Communication (IMC)

Group of diverse people having a business meeting
Menurut Four As (the American Association of Advertising Agency), IMC adalah konsep perencanaan komunikasi pemasaran yang mengakui nilai tambah dari perencanaan komprehensif yang mengkaji peran strategis masing-masing bentuk komunikasi, seperti iklan, respon langsung, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat, serta memadukannya untuk meraih kejelasan pesan, konsistensi, dan dampak komunikasi maksimal melalui keterintegrasian pesan.
Menurut The Nortwestern University’s Medill School of Journalism mendefinisikan IMC sebagai proses mengelola semua sumber-sumber informasi menyangkut produk atau layanan di mana seorang pelanggan yang memiliki proses didorong sedemikian rupa agar perilakunya tergerak untuk mewujudkan penjualan dan membentuk loyalitas konsumen.
Menurut Hermawan (2012:52), IMC adalah menyatukan perencanaan, tindakan, dan koordinasi pada semua wilayah komunikasi pemasaran dan juga memahami konsumen menyangkut apa sesungguhnya tanggapan konsumen.
          
Menurut Nickels (1984:19), bauran promosi (promotion mix) yang lengkap meliputi enam saluran, yaitu:
  1.  Periklanan (advertising)
  2. Penjualan personal (personal selling)
  3. Berita dari mulut ke mulut (word of mouth)
  4. Promosi penjualan (sales promotion)
  5. Publisitas (publicity)
  6. Hubungan masyarakat (public relationship)
Menurut Sulaksana (2007:30), kepopuleran IMC memunculkan paradigma baru dalam pemasaran, bila sebelumnya manajer merek, iklan, promosi dan penjualan atau public relationship menjadi pahlawan dibidangnya masing-masing, kini mereka menggabungkan kekuatan untuk memahami pentingnya keterpaduan. Berikut lima premis dasar yang mendasari upaya ini (Sulaksana,2007:31), yaitu:
  1. Keterpaduan atau integrasi adalah proses tak terbatas dan berujung karena mencakup berbagai jenjang,
  2. IMC bukan pekerjaan satu fungsi, melainkan multifungsi (cross-functional),
  3. Semua pihak yang terkait dengan perusahaan atau stakeholder penting untuk ditangani secara proporsional, tidak hanya terfokus pada pelanggan semata,
  4. Perusahaan perlu mendengar masukan semua pihak, seperti stakeholder dan konsumen,
  5.  Setiap titik kontak dengan publik menyebarkan pesan komunikasi, mulai dari kemasasan produk, logo perusahaan, pengalaman menggunakan produk, iklan, layanan pelanggan, berita di media massa, sampai rumor yang mampu menyebar secara berantai.

Comments

Popular posts from this blog

5 Aspek Penting Personal Selling

Terdapat 5 aspek penting dalam personal selling : 1. Professionalism (Profesionalisme) 2. Negotiation (Negosiasi) 3. Relationship Marketing (Pemasaran Hubungan) 4. Selling Person Pole (Peran penjual pribadi) 5. Managerial 1) PROFFESINALISM Professionalisme seorang   salesperson  dalam bekerja sangatlah diperlukan. Apalagi di era globalisasi dan persaingan seperti sekarang sangat menuntut para  salesperson  untuk bekerja se-efektif mungkin dalam seni menjual. Salesperson   yang baik bukan hanya mereka yang secara pasif hanya menerima pesanan, namun mereka juga diharuskan menjadi pencari pesanan yang aktif. Maksud dari penerima pesanan pasif berasumsi bahwa konsumen adalah mereka yang mengetahui apa yang mereka butuhkan dan membenci upaya persuasi yang dilakukan salesperson . Sekarang, banyak perusahaan menginvestasikan dananya secara besar-besaran untuk pembiayaan pelatihan salesperson- nya. Mereka diberi berbagai macam training untuk menin...

Sejarah Integrated Marketing Communications

Don Schultz salah seorang profesor dari Northwestern University yang juga merupakan salah satu tokoh dalam sejarah pemikiran IMC. Menurut Schultz, IMC telah menjadi salah satu topik penting dalam bidang pemasaran. Mengapa IMC menjadi topik yang paling penting? Jika dilihat dari kacamata komunikasi pemasaran yang sering hanya dipahami secara teknis sebagai promotion mix . Secara sederhana, promotion mix memiliiki empat elemen dasar. Dari keempat elemen tersebut, program sales promotion dan personal selling sering dikenal dengan hard sell approach atau below the line dapat digunakan sebagai teknik komunikasi pemasaran untuk meningkatkan penjualan. Keempat elemen ini dalam prakteknya sering sekali tumpang tindih fungsinya dan masih terjadi perbedaan atas kelas-kelas kelebihan dan kekurangan keempat elemen ini dalam praktik bisnis. Oleh karena itu, timbul kritik dari berbagai ahli komunikasi pemasaran terhadap promotion mix . Don Schultz            ...

Guerilla Marketing

Guerilla Marketing  diperkenalkan oleh Jay Conrad Levinson dan ditulis dalam bukunya Guerrilla Marketing pada tahun 1984. Tujuan pemasaran ini adalah untuk menciptakan desas-desus tentang suatu produk atau merek sehingga meningkatkan kemungkinan konsumen akan membeli produk atau layanan tersebut, atau membicarakannya dengan pembeli potensial lainnya. Strategi ini diciptakan untuk membuat pemasaran yang viral. Dikutip dari laman marketeer,  guerrilla marketing  adalah taktik pemasaran di mana perusahaan menggunakan kejutan dan atau, interaksi tidak konvensional, untuk mempromosikan produk serta layanan. Pemasaran gerilya berbeda dari pemasaran tradisional karena sering mengandalkan interaksi pribadi, memiliki anggaran yang lebih kecil, dan berfokus pada kelompok promotor yang lebih kecil yang bertanggung jawab untuk menyebarkan berita di lokasi tertentu daripada melalui kampanye media yang tersebar luas. Jenis Guerilla Marketing 1. Ambient Marketing Ambient marketing ...